blog-img-10
Posted by Mardani
  • 27 May 2025
  • 686 Viewer

Kunjungan Delegasi Prefektur Aomori Jepang: Perkuat Kolaborasi Persiapan Tenaga Perawat Lansia Internasional

Jakarta, 27 Mei 2025 — Dalam rangka memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Jepang di bidang pengembangan SDM kesehatan, khususnya dalam program penyiapan tenaga kerja di bidang perawatan lansia, Poltekkes Kemenkes Jakarta III menerima kunjungan Delegasi Prefektur Aomori Jepang dan Fuji Academy.

Kunjungan yang berlangsung di kampus Poltekkes Kemenkes Jakarta III ini dihadiri oleh 11 orang delegasi dari Jepang, didampingi oleh 4 orang dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan (Ditjen SDM Kesehatan ) Kementerian Kesehatan RI. Rombongan diterima langsung oleh Direktur Poltekkes Jakarta III, Dr. Siti Badriah, M.Kep., Ners., Sp.Kep.Kom., di dampingi Wakil Direktur III, Retno Martini, S.Si., M.Biomed., serta jajaran manajemen kampus.

Pertemuan ini merupakan bagian dari agenda “Briefing Sheet (Breakfast Meeting)” Dirjen SDM Kesehatan dengan Delegasi Aomori dan Fuji Academy, yang sebelumnya dilaksanakan di Amalgam Coffee Brewery, Menteng, Jakarta.

Diskusi antara kedua pihak berfokus pada penjajakan peluang kerja sama pendayagunaan lulusan tenaga Kesehatan, termasuk pelatihan bahasa Jepang bagi mahasiswa Poltekkes, kurikulum perawatan lansia berstandar Jepang, magang (internship) di fasilitas kesehatan di Jepang, hingga fasilitasi ujian sertifikasi nasional untuk care worker.

Sebagai bagian dari tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani pada Februari 2024 antara Kementerian Kesehatan RI dan Careoth Co., Ltd., PT Japan Care Support Indonesia, dan Fuji Academy, Aomori Council of Senior Citizen Welfare Service menyatakan kesiapan untuk:

  • Memberikan pelatihan bahasa Jepang tingkat N4,
  • Mendukung proses rekrutmen lulusan Poltekkes sebagai care worker di Prefektur Aomori, dan
  • Membiayai proses sertifikasi nasional caregiver di Jepang.

Dalam sambutannya, Direktur Poltekkes Jakarta III menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemerintah Jepang, khususnya Aomori Council, terhadap kompetensi lulusan Poltekkes. Beliau juga menekankan pentingnya peningkatan kemampuan bahasa asing dan pemahaman budaya Jepang dalam menyiapkan lulusan yang siap bersaing di pasar global.

Kunjungan ini membuka peluang besar bagi lulusan Poltekkes Jakarta III untuk berkarya di kancah internasional, khususnya dalam merespons tantangan populasi lansia yang semakin meningkat baik di Indonesia maupun Jepang. Semangat kolaborasi ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi penguatan diplomasi soft power Indonesia melalui pengiriman tenaga kesehatan berkualitas ke luar negeri.