single-event-img-1

Profil PolkesJati


Sejarah :

Keputusan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial RI nomor 298/MENKES-KESOS/SK/IV/2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja Politeknik Kesehatan mendasari terbentuknya Poltekkes Kemenkes Jakarta III, kemudian diperbaharui dengan keputusan Kepmendikbud No.355/E/0/2012 tanggal 10 Oktober 2012 tentang alih bina penyelenggaraan program studi Poltekkes Kemenkes.

Poltekkes Kemenkes Jakarta III terbentuk dari akademi - akademi (Keperawatan, Kebidanan, Anestesi dan Analis Kesehatan) yang berada di bawah Kementerian Kesehatan.

Jurusan Keperawatan pada awalnya terdiri dari 3 Program Studi (Program Studi D III Keperawatan Kimia 17, Program Studi D III Keperawatan Persahabatan, Program Studi D III Keperawatan Anestesi). Program Studi D III Keperawatan Kimia 17 berasal dari Akademi Keperawatan yang telah berdiri sejak tahun 1962. Prodi D III Keperawatan Persahabatan berasal dari Akademi Keperawatan Persahabatan yang merupakan konversi dari Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) yang berdiri sejak tahun 1976. Program Studi D III Keperawatan Anestesi pada awalnya merupakan program pendidikan penata anestesi yang berdiri pada tahun 1962 dan menjadi Akademi Anestesi pada tahun 1966. Mulai tahun 1986 terjadi perubahan nama menjadi Akademi Keperawatan Anestesi (Akpernes). Pada tahun 2007 Program Studi D III Keperawatan Anestesi berubah menjadi Program Studi D III Keperawatan dengan muatan institusi Keperawatan anestesi, sehubungan dengan diberlakukannya undang-undang praktik kedokteran, maka Program Studi D III Keperawatan Anestesi ditutup.

Kedua Program Studi D III Keperawatan Kimia 17 dan Persahabatan melebur menjadi Program Studi D III Keperawatan. Pada tahun 2017, Poltekkes Kemenkes Jakarta III mulai menerima mahasiswa Program Profesi Ners berdasarkan SK Kemenristekdikti No. 436/KPT/I/2016, yang telah direvisi menjadi No. 1024/KPT/I/2018 tentang Izin Pembukaan Program Studi Keperawatan Program Sarjana Terapan dan Program Studi Pendidikan Profesi Ners Program Profesi pada Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta III di Kota Bekasi yang Diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan. Pada tahun 2018, Program Studi Keperawatan Program Sarjana Terapan dan Program Studi Pendidikan Profesi Ners Program Profesi, mulai menerima mahasiswa alih jenjang dari D III Keperawatan. Pada tahun 2020 Program Studi Keperawatan Program Sarjana Terapan dan Program Studi Pendidikan Profesi Ners Program Profesi membuka Program Rintisan Kelas Internasional.

Jurusan Kebidanan pada awalnya terdiri dari 2 (dua) program studi yang berasal dari Program Studi D III Kebidanan Cipto Mangunkusumo yang berlokasi di Jl.  Pulomas Barat VI Jakarta Timur dan Program Studi D III Kebidanan Harapan Kita yang berlokasi di Jl. Letjen. S. Parman-Slipi Jakarta Barat. Program Studi D III Kebidanan yang berlokasi di Jl. Pulo Mas Barat V Jakarta Timur berawal dari Akademi Kebidanan Depkes RI Cipto Mangunkusumo pada tahun 1996 yang merupakan konversi dari Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) yang berdiri sejak tahun 1980. Sedangkan Program Studi D III Kebidanan yang berlokasi di Jl. Letjen. S. Parman - Slipi Jakarta Barat, berawal dari Akademi Kebidanan Depkes RI Harapan Kita (1998) yang merupakan konversi dari Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) yang berdiri sejak tahun 1983. Program studi Cipto Mangunkusumo dan Harapan Kita melebur sejak tahun 2014.

Pada tahun 2005 – 2011, Jurusan Kebidanan menyelenggarakan Program Studi D IV Bidan Pendidik, dari lulusan D III Kebidanan. Pada Tahun 2014 Jurusan Kebidanan menyelenggarakan Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan yang berasal dari lulusan SMA (0 tahun). Mulai tahun 2020, Prodi Sarjana Terapan Kebidanan mulai menerima mahasiswa alih jenjang dari D III Kebidanan. Tahun 2017, Poltekkes Kemenkes Jakarta III mulai menerima mahasiswa bidan program profesi dari lulusan Sarjana Terapan Kebidanan berdasarkan SK Kemenristekdikti No. 521/KPT/I/2016 tentang Pembukaan Program Studi Bidan Program Profesi pada Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta III di Kota Bekasi. Tahun 2019, Jurusan Kebidanan menambah satu Program Studi Promosi Kesehatan berdasarkan SK Kemenristekdikti No. 673/KPT/I/2019 tentang Izin Pembukaan Program Studi Promosi Kesehatan Program Sarjana Terapan pada Poltekkes Kemenkes Jakarta III di Kota Bekasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan. Tahun 2020 mulai melaksanakan penerimaan mahasiswa baru pada Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta III.

Jurusan Teknologi Laboratorium Medis awalnya merupakan Jurusan Analis Kesehatan yang memiliki 1 (satu) Program Studi D III Analis Kesehatan. Program studi berasal dari Akademi Analis Kesehatan merupakan konversi dari Sekolah Menengah Analis Kesehatan yang berdiri sejak tahun 1995 berlokasi di Jl. Raya Hankam Gg Melati II Bekasi, yang saat ini berubah alamat menjadi Jalan Arteri JORR Jatiwarna, Kec. Pondok Melati Bekasi. Pada tahun 2010 Jurusan Analis Kesehatan mengembangkan program studi baru yaitu Program Studi D IV Analis Kesehatan. Pada tahun 2017 Jurusan Analis Kesehatan berubah nama menjadi Teknologi Laboratorium Medis berdasarkan Kepmenristekdikti nomor 257/M/KPT/2017 tentang Nama Program Studi pada Perguruan Tinggi. Tahun 2019, berdasarkan Kepmeristekdikti RI No. 578/KPT/I/2019 tentang Perubahan Nama Program Studi pada Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta III di Kota Bekasi yang Diselenggarakan oleh Kemenkes, Program Studi D III Analis Kesehatan berubah nama menjadi Program Studi Teknologi Laboratorium Medis Program Diploma Tiga, dan Program Studi D IV Analis Kesehatan menjadi Program Studi Teknologi Laboratorium Medis Program Sarjana Terapan. Tahun 2020, Program Studi Teknologi Laboratorium Medis Program Sarjana Terapan mulai menerima mahasiswa alih jenjang dari Program Studi D III Analis Kesehatan/ Teknologi Laboratorium Medis.

Pada tahun 2011 Poltekkes Kemenkes Jakarta III telah mengembangkan institusinya dengan menambah Jurusan Fisioterapi sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor: HK.03.05/I.2/03433.1/2011 tentang Pembentukan Jurusan Fisioterapi di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta III. Jurusan Fisioterapi awalnya terdiri dari satu program studi yaitu Sarjana Terapan Fisioterapi. Tahun 2019, Poltekkes Kemenkes Jakarta III mulai menerima mahasiswa Profesi Fisioterapis lulusan dari Sarjana Terapan Fisioterapi, berdasarkan SK Kemenristekdikti No. 1190/KPT/I/2018 tentang Izin Pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Fisioterapis Program Profesi pada Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta III di Kota Bekasi yang Diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan. Mulai tahun 2020, Prodi Sarjana Terapan Fisioterapi menerima mahasiswa alih jenjang dari D III Fisioterapi.

Dengan demikian Poltekkes Kemenkes Jakarta III saat ini terdiri dari Jurusan Keperawatan, Jurusan Kebidanan, Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, dan Jurusan Fisoterapi, yang menghasilkan tenaga perawat, bidan, dan ahli teknologi laboratorium medis pada jenjang ahli madya; Sarjana Terapan Kebidanan, Promosi Kesehatan, Fisioterapi, dan Teknologi Laboratorium Medis; serta profesi ners, bidan, dan fisioterapis. Direktorat Poltekkes Kemenkes Jakarta III saat ini berkedudukan di:

Visi :

Menjadi Institusi Pendidikan Tinggi yang Unggul Berbasiskan IPTEK Kesehatan yang menghasilkan lulusan berdaya saing global pada tahun 2039.

Misi :

  1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi kesehatan yang berbudaya dan berkarakter berbasis IPTEK untuk menghasilkan tenaga kesehatan yang profesional dan berdaya saing global.
  2. Mengembangkan penelitian dan pengabdian masyarakat yang berkesinambungan berbasis IPTEK dalam upaya mengingkatkan derajat kesehatan masyarakat.
  3. Mengembangkan jejaring dan kerjasama dengan pemangku kepentingan pada tingkat nasional dan international untuk menghadapi tantangan global.
  4. Menguatkan tata kelola bidang akademik dan non-akademik yang profesional, akuntabel dan transparan.

Tujuan Strategis :

  1. Terselenggaranya pendidikan tinggi kesehatan yang berbudaya dan berkarakter berbasis IPTEK untuk menghasilkan tenaga kesehatan yang profesional dan berdaya saing global.
  2. Tercapainya pengembangan penelitian dan pengabdian masyarakat yang berkesinambungan berbasis IPTEK dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
  3. Tercapainya peningkatan jejaring dan kerja sama dengan pemangku kepentingan pada tingkat nasional dan international untuk menghadapi tantangan global.
  4. Terlaksananya penguatan tata kelola bidang akademik dan non akademik yang profesional, akuntabel dan transparan.

Nilai (Value) :

Nilai yang dimiliki oleh warga Poltekkes Kemenkes Jakarta III adalah BERADAB, yaitu:

  1. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Seluruh warga Poltekkes Kemenkes Jakarta III dalam penyelenggaraan proses pendidikan percaya dan meyakini adanya Tuhan Yang Maha Esa, ditunjukkan dengan menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya.
  2. Etika, Seluruh warga Poltekkes Kemenkes Jakarta III dalam penyelenggaraan proses pendidikan harus memiliki norma, nilai, kaidah, dan ukuran untuk mengatur cara bergaul/ berhubungan dengan saling menghormati, menunjukkan sikap sopan santun, dan tata karma.
  3. Rasional, Seluruh warga Poltekkes Kemenkes Jakarta III dalam penyelenggaraan proses pendidikan mampu menyelesaikan masalahnya dengan menggunakan kemampuan berpikir/ akal daripada menggunakan batin dan perasaaannya serta memiliki sikap dalam menjalankan tugasnya berdasarkan pikiran dan pertimbangan yang logis dan cocok dengan akal manusia.
  4. Amanah, Seluruh warga Poltekkes Kemenkes Jakarta III dalam penyelenggaraan proses pendidikan memiliki sifat yang mampu memelihara stabilitas rohaninya, tidak berkeluh kesah bila ditimpa kesusahan, tidak melampaui batas ketika mendapat kesenangan dalam melaksanakan tugas keagamaan maupun kemanusiaan.
  5. Dedikasi, Seluruh warga Poltekkes Kemenkes Jakarta III dalam penyelenggaraan proses pendidikan mampu mengorbankan tenaga, pikiran, dan waktu demi keberhasilan suatu usaha mencapai tujuan yang mulia.
  6. Akuntabilitas dan Transparan, Seluruh warga Poltekkes Kemenkes Jakarta III dalam penyelenggaraan proses pendidikan harus dapat mempertanggungjawabkan secara ilmiah, terbuka dan senantiasa mengacu pada perkembangan keilmuan yang mutakhir dan dinamis, berorientasi pada rasa saling percaya untuk terselenggaranya suasana akademik yang kondusif dan menjamin terwujudnya sinergisme.
  7. Berkarakter, Seluruh warga Poltekkes Kemenkes Jakarta III dalam penyelenggaraan proses pendidikan memiliki watak, sifat, akhlak, tabiat, dan budi pekerti yang membedakannya antara seorang individu dengan individu yang lain.

Motto :

TERDEPAN DALAM KUALITAS”

Janji Layanan :

“KEPUASAN ANDA, HARAPAN KAMI”

Kebijakan Mutu :

Seluruh Jajaran Poltekkes Kemenkes Jakarta III bertekad untuk selalu meningkatkan mutu layanan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara Profesional berkelanjutan dalam upaya menghasilkan lulusan yang memuaskan pelanggan.