Poltekkes Jakarta 3 Jalin Kerja Sama dengan BP2MI untuk Pelatihan Tenaga Kesehatan Migran
Jakarta, [24/02] – Dalam upaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja Indonesia di bidang kesehatan untuk bekerja di luar negeri, Poltekkes Kemenkes Jakarta 3 melalui Unit Pengembangan Kompetensi (UPK) melakukan audiensi dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), yang saat ini menjadi Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KPPMI) pada tanggal 24 Februari 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk membahas potensi kerja sama dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan bagi tenaga kesehatan Indonesia sebelum ditempatkan di luar negeri.
Audiensi ini dipimpin langsung oleh Direktur Poltekkes Jakarta 3, Dr. Siti Badriah, M.Kep., Ners., Sp.Kep.Kom, bersama tim sebanyak 9 orang. Sementara itu, kunjungan ini diterima langsung oleh Dr. Muh. Fachri, S.STP., M.Si. (Direktur Jenderal Pemberdayaan), Dwi Setiawan Susanto, S.E., M.Si. (Direktur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri), serta Rr. Lia Parisiana Kr., S.S. (Direktur Peningkatan Kapasitas Pekerja Migran Indonesia).
Dalam pertemuan ini, Hetty Astri, S.SiT., M.Kes., selaku Kepala Unit Pengembangan Kompetensi Poltekkes Jakarta 3, menyampaikan kesiapan institusinya dalam menyediakan program pelatihan dan pendidikan bagi calon tenaga kesehatan migran. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan para tenaga kesehatan Indonesia memiliki kompetensi yang lebih baik dan siap bersaing di pasar kerja global.
Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KPPMI)/BP2MI menyambut baik inisiatif Poltekkes Jakarta 3 dan menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan berkualitas. Langkah ini menjadi strategi penting dalam meningkatkan daya saing tenaga kesehatan Indonesia di luar negeri serta memastikan kesejahteraan dan perlindungan mereka selama bekerja.
.png)